Kamis, 08 September 2011

Jepang Olah 'Tai' Manusia Jadi Makanan

Mitsuyuki Ikeda, ilmuwan asal Okayama Laboratory yakin bahwa banyak protein bagus di dalam kotoran manusia yang bisa dimanfaatkan. Untuk itu, ia mencari cara untuk mengekstraknya, mencampurnya dengan saus steak, dan berhasil membuat kotoran itu menjadi makanan.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbxA6SppM82eZlBdfHx8sBde8mrGpz3bnJnjdlIzaUpALqIggfaBtyVB-pLgyAg_HddkChq06Vs51cagnBomS1mEyxVqLH3w9F3cZjxXHNssuK4RvTg8yXQEXfWxl7KLPLozecnmns7aBa/s400/b.jpg
Orang mungkin bertanya-tanya apa alasannya melakukan hal itu. Tetapi ternyata, alasan utamanya adalah permintaan dari pemerintah Tokyo sendiri. Sebagai informasi, Tokyo saat ini kewalahan dengan lumpur selokan bawah tanah, dan satu-satunya cara untuk mengatasinya selain dengan membuang ke laut adalah dengan memakan ‘kotoran-kotoran’ tersebut.

Saat diteliti, Ikeda mendapati bahwa lumpur itu penuh dengan protein karena banyaknya konten bakteria di sana. Setelah dikombinasikan dengan peningkat reaksi dan menempatkannya di mesin ajaib yang disebut ‘exploder’, akhirnya steak buatan berhasil dibuat.

Lumpur kotoran itu mengandung 63 persen protein, 25 persen karbohidrat, 3 persen vitamin yang larut dalam lemak, serta 9 persen mineral. Adapun steak buatan yang dihasilkan pun warnanya juga merah, jadi konsumen tidak akan mengetahui bahwa yang akan ia makan merupakan tinja olahan.

“Dari uji pertama, orang-orang yang sudah mencobanya menyebutkan, rasanya seperti daging sapi,” sebut Ikeda, seperti dikutip dari Digital Trends.

Menurut Ikeda dan rekan-rekannya, cara ini merupakan solusi sempurna untuk mengurangi jumlah limbah dan emisi dari perut. Namun sayangnya, masih ada kekurangan dari solusi yang ditawarkan Ikeda. Biaya untuk memproduksi ‘Daging’ buatan itu 10 sampai 20 kali lebih mahal dibandingkan dengan harga daging sapi sungguhan.


READ MORE - Jepang Olah 'Tai' Manusia Jadi Makanan

Replika Pintu Neraka di Uzbekistan

Sebuah fenomena alam yg memberi kiasan akan sebuah tempat yg pastinya semua orang ingin menghindarinya…. Secenery ini wujud di negara Asia Tengah , Uzbekistan… Menakutkan tapi kemungkinan adalah dari lahar gunung berapi atau mulut gunung berapi tersebut… hanya sebagai tatapan… kalau kita masuk dalam itu… tapi penjelasan sebenarnya begini… Tempat ini adalah di Uzbekistan yg digelar oleh penduduk setempat sebagai Pintu ke Neraka… terletak berhampiran dgn sebuah bandara kecil bernama Darvaz.









Kisah ini bermula kira-kira 35 tahun yg lampau. Seorang ahli geologis telah menggali tempat ini untuk mencari gas asli. Secara tiba-tiba semasa penggalian tersebut, mereka telah terjumpa satu jurang besar di bawah tanah. karena terlalu besar sehingga semua peralatan penggalian tersebut telah masuk ke dalam jurang tersebut. Tiada siapapun yg berani turun ke dalam jurang tersebut disebabkan jurang tersebut dipenuhi gas asli bumi. Untuk menghindari gas bumi yang akan mencemarkan bumi, mereka telah menyalakan api di dalam jurang tersebut dan semenjak dari itu sehingga kini, telah 35 tahun lubang ini terbakar tanpa henti walau sesaat.


READ MORE - Replika Pintu Neraka di Uzbekistan

Kucing Yang Nekat Panjat Pohon Kaktus

Demi menyelamatkan nyawanya dari terkaman seekor singa gunung, kucing hutan ini mengamankan dirinya.

Dia pun nekat memanjat batang kaktus setinggi 15 meter di Gurun Sonora Arizona, Arizona, Amerika Serikat. Bahkan dia bertahan di ujung kaktus selama enam jam. Mungkin rasa takut yang menghantuinya mengalahkan rasa sakit dari duri-duri yang menusuk-nusuk badannya.


Curt Fonger (69), seorang fotografer yang beruntung mengabadikan momen ini, mengatakan kucing tersebut tertatih-tatih menaiki batang kaktus tersebut demi keberlangsungan hidupnya. Kucing itu bertahan berada di ujung batang kaktus selama enam jam guna memastikan, seekor singa lapar yang menguntitnya telah benar-benar jauh dari sekitarnya.

"Singa itu tidak mengejar kucing hutan tersebut sampai ke atas kaktus tetapi berputar-putar di bawahnya sambil beberapa kali menggeram selama beberapa menit, kemudian berbalik dan berlari ke arah dia datang," ujar Fonger, sebagaimana dikutip Dailymail, Jumat (26/8/2011).


READ MORE - Kucing Yang Nekat Panjat Pohon Kaktus

Makanan ala Jepang ” Pangsit KecoaK”

Manusia memang sering cari sensasi dan bertingkah laku aneh, di negara maju seperti jepang justru yang aneh-aneh seperti ini banyak yang minati, kalau saja disini ada yang jual makanan seperti ini pasti dijamin nggak bakal laku tujuh turunan tuh resto atau rumah makannya.









READ MORE - Makanan ala Jepang ” Pangsit KecoaK”