Senin, 12 Desember 2011

Tips memakai dasi

SiteMap : Home » » Tips memakai dasi



Sebarkan Artikel

Dasi, selembar kain berukuran kira-kira 5x 50cm dengan berbagai warna juga corak ini merupakan aksesori pria yang cukup sering digunakan dan dapat dijadikan koleksi. Selain memberikan kesan resmi, pada tampilan Anda, dasi akan membuat tampilan Anda makin keren dan trendy. Salah satunya, karena dasi dapat dipakai kapan saja, pun saat Anda memakai T-Shirt. 
 

Namun, walaupun aksesori ini cukup popular bagi pria, tak sedikit pria yang dapat mengenakan dasi dengan rapi dan cepat. Nah, agar Anda dapat mengenakan dasi dengan mudah, yuk kita simak beberapa tips berikut;
Type dasar memakai dasi, biasa disebut tipe Windsor , cirikhasnya adalah sebuah simpul segitiga. Dan biasanya dipakai untuk acara-acara formal. Tipe ini lebih pas jika dipakai dengan kemeja kerah lebar. Ada pula tipe dasar yang lain, antaranya..
  • The four in one knot
Tipe ini bisa dikatakan paling populer dari tipe simpul dan paling simple untuk dipelajari. Bentuk akhir dari simpul ini adalah panjang dan lurus tapi sedikit miring. Beberapa langkah memakai dasi dengan tipe ini, sebagai berikut;

1. Letakkan dasi pada leher  dengan ujung bagian lebar dasi (fuller) lebih panjang dari ujung bagian yang pipih (thinner) kemudian silangkan fuller diatas thinner
2. Lalu putar fuller  ke arah belakang tepat di bawah bagian thinner .
3. Setelah itu, tarik dan putar kembali bagian fuller ke arah depan.
4. Tarik fuller ke atas dan masukan ke dalam lingkaran yang terbentuk diantara kemeja dan dasi.
5. Tahan bagian depan knot dengan ibu jari dan putar fuller ke bawah melewati lingkaran depan.
6. Pindahkan jari Anda, dan kencangkan knot dengan bentuk melengkung ke bagian kerah kemeja dengan memegang thinner lalu tarik knot dan rapikan.

  • Half-Windsor knot 
Tipe ini, masih simpul segitiga, tipe yang dapat dikatakan lebih formal daripada the four in one knot. Tipe yang juga paling popular dan sering dikenakan pria. Ciri khas tipe ini adalah simpulnya lebih kecil.
  1. Langkah awal masih tetap sama, posisi fuller ada di atas thinner setelah disilangkan.
  2.  Tarik fuller ke belakang thinner.
  3.  Letakkan Fuller ke atas.
  4. Lalu masukkan fuller antara kerah kemeja dan dasi.
  5. Letakkan fuller ke depan, di atas thinner (dari arah kiri ke kanan).
  6. Kemudian ikatkan fuller memutar ke belakang dan tarik ke atas melalui lingkaran di antara kerah kemeja dan dasi.
  7. Setelah itu arahkan fuller ke bawah melalui knot depan.
  8.  Kencangkan knot dan dekatkan knot ke atas (arah kerah kemeja)
 
Cara lain dapat dilihat pada gambar berikut ;
 
 
 
 
Perlu diingat, dasi adalah aksesoris penting yang dapat mempengaruhi penampilan Anda, maka perlu perhatian khusus dalam hal perawatan dasi, berikut beberapa tips merawat dasi Anda agar tetap rapi dan awet;
  • Lepaskan simpul dasi Anda, dan gantung dasi setelah dipakai
  • Agar tetap lembut, saat menyimpan dasi dalam laci/lemari, jangan lupa menggulungnya dengan bagian thinner didalam gulungan..
  • Saat menjemur dasi, gantung pada hanger (penggantung baju) yang rapi, jangan berikan penjepit diatas dasi.
  • Ingat untuk selalu menggantung dengan posisi terbalik (jahitan di bagian atas) saat menjemur, ini menghindari pudarnya warna dasi.
  • Jika Anda ingin bepergian, gulung dasi Anda dan simpan dalam kantong dasi (boleh juga dalam kaos kaki, jika memang tidak ada kantong dasi)
  • Ingat untuk selalu memotong sisa benang yang menjuntai pada dasi, jangan menariknya untuk menghindari kerusakan.
  • Hindari pemakaian dasi dalam dua atau lebih pemakaian berturut-turut, dasi perlu waktu untuk dapat kembali kebentuk semula.
  • Saat melepaskan dasi, jangan lupa untuk melewati tahap awal pemakaian, jangan asal menarik saja.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan Terkait Lainnya: